PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KognitifPsikologi Komparatif

antropomorfisme

anthropomorphism

Ringkasan Singkat

Kecenderungan untuk memberikan karakteristik atau emosi manusia kepada entitas non-manusia seperti dewa, hewan, tumbuhan, atau benda mati.

Antropomorfisme merujuk pada atribusi karakteristik, motif, atau perilaku manusia kepada entitas non-manusia. Ini mencakup pemberian sifat manusia kepada dewa, roh, hewan, tumbuhan, atau objek mati. Hal ini dianggap sebagai kecenderungan mendasar dari imajinasi manusia yang tercermin secara luas dalam bahasa, agama, dan karya seni di seluruh dunia.

Dalam konteks psikologi komparatif, antropomorfisme adalah kecenderungan untuk menginterpretasikan perilaku dan proses mental hewan non-manusia berdasarkan kemampuan manusia. Variasi dari hal ini adalah antroposentrisme, yang menggunakan pengalaman manusia sebagai standar baku untuk mengevaluasi kecerdasan atau proses mental hewan lain.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (2015). APA Dictionary of Psychology.
  • Epley, N., Waytz, A., & Cacioppo, J. T. (2007). On seeing human: a three-factor theory of anthropomorphism. Psychological Review.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback